Doa seorang bocah yang masih polos
Posted: 02 April 2009 01:00 : www.gsn-soeki.com/wouw/
From: Peter
Doa seorang bocah yang masih polos

"Tuhan, Engkau 'kan tahu, ujian matematikaku
hari ini sangat buruk. Tetapi aku bersyukur.
Aku tidak menyontek, walaupun teman-temanku
melakukannya. Berangkat ke sekolah tadi pagi,
aku membawa sepotong kue dan sebotol air.
Kata ayah, sekarang sedang musim paceklik.
Jadi, hanya itu yang bisa kubawa. Terima kasih
kuenya, Tuhan! Di jalan aku melihat pengemis
yang kelaparan. Lalu aku berikan kue itu pada-
nya. Tahu-tahu saja laparku hilang ketika
melihatnya tersenyum."

"Tuhan, lihatlah, ini sepatuku yang terakhir.
Mungkin aku harus berjalan tanpa sepatu minggu
depan. Engkau 'kan tahu, sepatu ini sudah rusak
berat. Tapi tidak apa-apa. Aku tetap bersyukur.
Paling tidak, aku masih bisa pergi ke sekolah.
Terima kasih Tuhan! Tetanggaku bilang, orang-
orang sedang mengalami gagal panen. Beberapa
temanku terpaksa berhenti sekolah. Tuhan, tolong
bantu mereka, supaya bisa sekolah lagi."

"Oya, semalam ibu memukulku. Mungkin karena aku
nakal. Itu memang menyakitkan, tapi pasti sakitnya
segera hilang. Aku tahu Engkau akan menyembuhkan
sakit itu. Yang penting, aku masih punya seorang
ibu. Tuhan, tolong jangan marahi ibuku, ya? Dia
hanya lelah, juga panik memikirkan biaya sekolahku.
Terakhir, Tuhan. Rasa-rasanya, aku sedang jatuh
cinta. Ada seorang cowok yang tampan di kelasku.
Menurut Engkau, apakah dia akan menyukaiku?
Tapi apa pun yang terjadi, aku tahu Engkau tetap
menyukaiku. Terima kasih Tuhan!"

Tidak usah Anda pertanyakan benar atau tidaknya
cerita tadi, karena seorang bocah di luar sana
benar-benar telah melakukannya.

salam,
Peter


###---------____________-===============
GSN e-Biro Iklan: http://www.top31.net/biro-iklan/
Koleksi Semua Artikel Menarik: http://www.gsn-soeki.com/wouw/
Koleksi Artikel Pilihan Webmaster: http://www.top31.net