Koleksi artikel Karir, Komputer, Pengembangan Pribadi, Rohani dll
Home Terbaru Populer Web Links 20 Jul 2019
GSN recommended web :
Ide2 bisnis, ide2 blog dari Cosa Aranda





Search

Artikel Web Link

Berlangganan artikel terbaru di GSN WOUW:

WOUW Online Support:
YM globalgsn
YM ID: globalgsn

Kategori
Excel Tips
Film Bioskop
Humor
Karir
Keluarga
Komputer & Internet
Pemasaran
Pengembangan Pribadi
Pernikahan
Relasi
Rohani
Virus & Antivirus
Webmaster
Lain-lain

BOOM ke puluhan situs. Hanya 30rb++ !!!

Pasang Iklan di GSN Wouw

Haryono Tours & Travel

Dynamis IT Superstore

Sumber Informasi



Feed Back
Nama:
Email:
Pertanyaan/ Masukan/ Request Artikel/ Comment:

. . . .

Untuk mengundang Motivator Top Indonesia di Perusahaan / Organisasi Anda bisa kunjungi website dibawah ini:

Motivator Indonesia

Semarang Toys Community, Tak Sekadar Koleksi Die Cast
Semarang Toys Community, Tak Sekadar Koleksi Die Cast

Main mobil-mobilan ternyata tak hanya dimonopoli anak kecil. Kegemaran terhadap miniatur mobil yang terbuat dari bahan die cast metal ini kini menjadi semacam gaya hidup tersendiri. Di Semarang, ada komunitas penggemar die cast yang menamakan dirinya Semarang Toys Community (STOC). Yang digemari bukan sembarang miniatur mobil. Mobil mainan jenis ini dikenal dibuat dengan skala yang detail sehingga mirip aslinya.

STOC yang berdiri sejak bulan April 2003, kini beranggotakan 30 orang. Menurut Rio, Wakil Ketua STOC, dari jumlah tersebut, sekitar 20 orang anggota dapat dikatakan aktif. `Anggotanya selain dari Semarang, ada yang dari Ungaran dan Salatiga. Anggota dari Yogyakarta pun dulu bergabung disini. Namun sekarang mereka punya komunitas sendiri di kotanya,` katanya.

Awal pendirian STOC sendiri berawal dari para penggemar die cast yang sering ketemu saat berburu koleksi di toko-toko mainan. `Awalnya kumpul-kumpul aja. Tapi didasari kesamaan hobi, akhirnya kami sepakat membentuk komunitas die cast,` tambahnya. Hingga kini anggota STOC kerap menjadikan rumah Rio di Perum Patra Jalan Ungaran No 1 Semarang sebagai basecamp.

Tak sekedar menambah koleksi die cast, dalam perkembangannya, masing-masing anggota STOC kemudian mempunyai spesialisasi sendiri-sendiri. Rio misalnya, kini menjadi kolektor die cast mobil Volkswagen (VW), Budiarto, Sekretaris STOC suka dengan mobil pikap, sementara Umartono, anggota STOC lainnya gemar dengan koleksi mobil tokoh Superhero Batman (Bat Mobile).

`Memang semuanya dasarnya suka die cast. Namun pada akhirnya punya koleksi terhadap merek atau model mobil tertentu,` kata Budiarto yang berprofesi sebagai desainer maket dan bekerja di pabrik karoseri mobil. Selain karena kegemaran dengan jenis mobil tertentu. Spesialisasi juga dilakukan sebagai siasat agar kantong tak jebol. `Kalau dibeli semua, tentu dana yang dikeluarkan banyak sekali,` kata Budi.

Meskipun ukurannya mini, harga per item mobil die cast tak bisa dikatakan murah. Memang ada mobil reguler produksi massal yang harganya sekitar Rp 16.000 per buah. Namun ada juga jenis die cast yang diproduksi secara terbatas, koleksi khusus, atau bahkan cacat produksi. Jenis ini harganya bisa melonjak jutaan hingga puluhan juta rupiah. Die cast jenis ini digolongkan ke dalam Collector Item. `Collector item sendiri masih dibagi lagi menjadi premium class dan gold class. Mobil ini biasanya juga disertai dengan sertifikat sehingga terkesan ekslusif,` kata Umartono.

Merek mobil die cast yang biasa terdapat di pasaran diantaranya Hot Wheels, Matchbox, Tomica, Majorette, dan Real Toys. Jenis Collector Item ini juga unik. Para kolektor biasanya enggan membuka kemasan mobilnya. Karena kemasan yang dilepas akan mengurangi harga jual dari koleksi itu sendiri.

Budi mengatakan di luar negeri, mengoleksi die cast sudah dapat dijadikan investasi. Sebab item yang langka di kemudian hari harganya bisa berlipat ganda. Disamping kelangkaan, harga juga dapat terkatrol dari ukuran, dan adanya cacat produksi.

Meski harganya mahal, para peminat die cast mengaku tak menyisihkan budget tersendiri untuk menambah koleksinya. `Ya harus diatur biar kantong tidak jebol. Tapi saya pernah habis Rp 8 juta saat berbelanja die cast di Bandung. Habis itu langsung kapok,` kata Budi. Seiring berkembangnya teknologi, kini info seputar produk keluaran terbaru tak hanya didapat dari antar anggota, tapi juga dari majalah dan internet.

Tak puas dengan bentuk mainan standar, ada sebagian anggota yang memodifikasi die cast-nya menjadi mobil custom. Modifikasi ini dilakukan mulai dari yang paling ringan seperti mengecat ulang, memberi stiker, hingga yang paling ekstrem seperti memotong chasis, membuat chasis, hingga merubah total bentuk mobil.

Anggota STOC selalu mengadakan pertemuan setiap satu bulan sekali. Kegiatannya adalah saling tukar info, hingga barter koleksi. Namun untuk visi ke depan, komunitas ini punya keinginan untuk membuat semacam Toy Fair yang mempertemukan para penggemar Die Cast.

===================
http://www.garagetoysshop.com
--------------------
Koleksi Artikel Pilihan Webmaster: http://www.top31.net
Koleksi Semua Artikel Menarik: http://www.gsn-soeki.com/wouw/

Suka dengan artikel ini? [Bagikan artikel ini ke teman2-mu di FACEBOOK. Klik disini]


Posted: 16 June 2008 10:395869 Reads - Print
Ratings
Please select your Rating:
No Ratings have been Posted.
Artikel Sebelumnya:
Artikel Lainnya:
Renungan Harian Katolik RenunganPKarmCSE.com

(ads) Lowongan Kerja - Hairstylist - Jakarta

(ads) Lowongan Pekerjaan - Cashier untuk SPA - Jakarta

(ads) Lowongan Kerja Therapist SPA Jakarta

(ads) Lowongan Kerja Business Manager SPA - Jakarta

Koleksi ucapan/sms Selamat Tahun Baru 2011

Pesan Paus untuk para Imam: "Kita Harus nge-Blog"

Penyakit Kawasaki Hadir di Indonesia;; 5.000 Balita Menderita Penyakit Kawasaki;; RS Omni Dirikan Kawasaki Center

Netbook HP (Notebook mini Hewlett-Packard) yang paling dicari saat ini: HP mini 1013TU, HP 1169, HP 1179

Melakukan Lima Usaha Marketing (3)


Iklan-iklan di bawah ini titipan dari Sponsor.GSN SOEKI tidak bertanggung jawab dengan isi iklan di bawah ini:




It's free for YOU. Gratis untuk ANDA!